Skip to content

Selamat Hari Natal 25 Desember 2010 dan Tahun Baru 1 Januari 2011

Desember 23, 2010

Natal adalah sebuah moment yang ditunggu-tunggu oleh semua orang di bumi ini, khususnya yang beragama kristiani.

Natal mempunyai makna yang dalam bagi seluruh umat kristiani yang merayakannya. Adalah sebuah peringatan dan penghormatan terhadap kelahiran sang juru selamat yaitu Yesus Kristus ke dunia. Yesus Kristus sendiri lahir kedunia ini sebagai sang juru selamat dan penebus dosa umat manusia.

Akan tetapi, akhir-akhir ini makna dari natal itu sering terabaikan oleh sebagian kalangan masyarakat kristiani. Natal yang sekarang bila kita perhatikan hanya menonjolkan dan dominan terhadap perayaan yang megah, Pesta suka cita, dan nyanyian-nyanyian yang agung.

Padahal tujuan dari Natal adalah sebagai refleksi bagi kita untuk mengintrospeksi diri selama setahun penuh yang sudah kita lewati. Apa yang harus kita perbuat untuk memuliakan nama-Nya? Apa yang sudah kita perbuat untuk memuliakan namanya yang kudus? Pertanyaan-pertanyaan ini harus bisa kita jawab dan kita renungkan dimalam Natal disamping selain daripada merayakan pesta dan nyanyian agung.

Namun,tanpa mengesampingkan hal-hal yang diatas maka yang pertama kali kita harus lakukan adalah mengucap syukur kepada-Nya, karena masih diberikan kehidupan dan masih diberikan berkat oleh-Nya selama satu tahun ini.

sebuah peringatan dan penghormatan terhadap kelahiran sang juru selamat yaitu Yesus Kristus ke dunia. Yesus Kristus sendiri lahir kedunia ini sebagai sang juruselamat dan penebus dosa umat manusia.

Bagi saya pribadi,Natal kali ini tidak ada bedanya dengan natal yang saya ikuti dan saya rayakan tahun-tahun sebelumnya, dimana untuk saat ini saya masih tetap merayakan Natal di tanah perantauan (Semarang-Pulau Jawa).

Seperti biasanya,saya hanya bisa bersama-sama dengan teman saya untuk ke gereja bareng, Natal naposo bareng, dll. Tidak seperti 3 tahun yang lalu ketika saya masih berada di kampung halaman tercinta bersama-sama dengan orangtua dan keluarga untuk merayakan Natal bersama di Kampung, dimana sukacita keluarga masih sangat hangat untuk berkumpul dan merayakan Natal bersama-sama, Plus hadiah baju baru dari orang tua sebagai tanda syukur untuk memuliakan nama-Nya.

Akan tetapi terlepas dari segala hal itu, saya tidak pernah menyesal untuk tidak pulang kampung dan merayakan Natal bersama-sama dengan keluarga. Karena hidup di perantauan sudahlah menjadi ciri khas saya. Sejak SMP sampai SMA, saya selalu sekolah diluar kota dengan tenpat tinggal ngekos atau sewa rumah orang. Sampai lagi untuk sekarang saya kuliah di luar provinsi bahkan diluar pulau sumatera yakni di jawa Tengah. Itulah sebabnya saya sudah bisa sedikit mandiri dalam arti sudah terbiasa jauh dari orang tua tanpa rasa kangen (masihol) kepada orang tua saya.

Lebih dari itu, walaupun saya hanya merayakan Natal dan Tahun baru di perantauan ini, saya masih tetap bersyukur karena masih diberi hikmat dan hidup. Dan saya juga masih bisa memaknai natal ini dengan baik dan benar.

Akhirnya, saya mengucapkan selamat hari Natal 25 Desember 2010 dan Tahun baru 2011 buat teman-teman semua yang merayakannya.saya juga minta maaf apabila ada kesalahan saya selama satu tahun ini, semoga natal ini membawa damai bagi semua manusia.Amin

12 Komentar leave one →
  1. Desember 24, 2010 1:03 am

    Selamat natal juga bang ^_^

  2. Desember 24, 2010 3:01 pm

    saya ucapkan Selamat natal juga
    by. Selamat natal

  3. Januari 23, 2011 8:43 am

    merry x’mast and happy new year… maaph telat… hehehe…. Tuhan memberkati….^^

  4. Februari 2, 2011 1:00 am

    Shalom, salam kenal🙂

  5. Februari 7, 2011 9:21 am

    Salam kenal🙂

  6. April 8, 2011 10:29 pm

    Salam Kenal kawan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: