Skip to content

Sistem Pemilu dan kepartaian di Indonesia,sudahkah efektif??

Mei 31, 2010
tags: ,

Dalam literature dikenal beberapa system kepartaian yang berlaku dibeberapa Negara yakni, non partisan system,single party system,dominant party system,two party system,dan multy party system.Tidak semua Negara sepakat dalam menggunakan system itu.Beberapa Negara yang menjalankan multi system partai tapi kenyataanya hanya satu partai yang dominan seperti singapura dengan people actiom party (PAP) atau seperti Indonesia di masa orde baru yakni Golkar.

Negara-negara lain yang juga multi party seperti amerika serikat ,dalam kenyataannya menggunakan two dominant party system dengan partai Republik dan Demokrat.Hal yang sama terjadi di inggris dengan partai buruh dan konservatif.

Pertannyaannya bagaimana dengan Indonesia,sudah efektifkah system pemilu di Indonesia?

Pertama,Indonesia menganut multi party system dengan system pemilu yg berlaku, maka semua partai itu mempunyai peluang mendapat kursi baik di DPR maupun di DPRD.

Kedua,upaya membatasi jumlah partai peserta pemilu agar tidak terlampau banyak sulit dicapai.Hal ini mengingat Electoral Treshold (ET) tidak dijalankan secara konsekuen.dengan konsep ET yang lama mesi banyak dikritik hanya 7 parpol lama yang lolos .ketentuan ini telah dianulir dalam pemilu N0.10/2008.

Ketiga,system check and balance menjadi tidak terwujud atau tidak jelas.Pemerintahan diisi oleh beberapa wakil dari parpol,tetapi tidak bergabung dengan koalisi yang permanen.begitu pula pihak oposisi.tidak ada koalisi oposisi yang mantap.akibatnya,kebijakan pemerintah acapkali ditolak oleh parpol yang notabene punya wakil di kabinet.”Koalisi” parpol bersatu tergantung pada isyunya.

Keempat, terwujudnya persaingan dan kerjasama parpol yg tidak jelas. Bayangkan ,parpol2 di tingkat pusat,provinsi,dan kabupaten tidak diisi atau didukung oleh parpol2 sama.semuanya bahkan bersaing dan saling menjatuhkan satu sama lain,karena perbedaan kepentingan.

System kepartaian pada dasarnya tidak tepisah dari system pemilu.secara teoritis,system kepartaian bahkan merupakan produk dari pilihan terhadap system pemilu.hanya saja bangsa kita tidak pernah konsisten mengimplementasikannya.pembicaraan dan diskusi tentang system kepartaian hampir selalu tak ada hentinya,akan tetapi bagaimana hasilnya,apakah system Pemilu dan kepartaian di Indonesia sudah efektif dan efisien serta berjalan dengan semestinya??.

3 Komentar leave one →
  1. Mei 31, 2010 11:40 am

    yang jelas saya bingung sebenarnya partai itu memihak rakyat yang mana sih… partai A membela rakyat, partai B membela rakyat, bahkan sampai partai Z semua membela rakyat. Tapi herannya tak satupun kebijakan yang sama dengan inspirasi saya sebagai rakyat malah mereka lebih mentingkan partai daripada rakyat. Semua bilang wong cilik, wong cilik yang mana? padahal wong sedang2 juga perlu kesejahteraan.

    Nice post bro…!

    • Mei 31, 2010 12:26 pm

      hahahahaha….
      like this lah Bro…

      mau gmn lagi,itulah salah satu cara yg digunakan parpol dlm menarik simpati rakyat…

      yg penting rakyatlah yg harus menggunakan hati nuraninya dalam memilih suatu partai,jangan karena ada hibah atau uang yg diberi oleh salah satu parpol maka ia pilih parpol tersebut…

      thanks atas kunjungannya Bro..

  2. Uchu permalink
    Juli 12, 2010 11:02 pm

    menyangkut Pilkada yah…ni Bos…..”Tidak ada ditiap-tiap daerah pelaksana pilkada setelah usai pemilihan itu tidak ribut” Kasus hampir semua sama yakni penggelembungan suara dan Monei Politic. kalaupun kasusnya disidangkan di MK, penggugat tidak akan pernah menang……jadi muncul pertanyaan apa MK memberikan kesempatan untuk menggunakan MP dan penggelembungan suara pada saat pilkada….??? Negara…ku, Negaramu…..Negara Kita….ternyata belum bisa transfaran…….dalam pelaksanaan Demokrasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: