Skip to content

“Demonstrasi”..,Baiknya seperti apa ???

Maret 14, 2010

Kebisaan demonstrasi secara anarkis memang akhir-akhir ini sering dipertotonkan di berbagai media,baik cetak maupun elektronik pasti setiap harinya ada berita mengenai demo yang anarkis.

sesuai dengan pasal 28 UUD 1945,memang diperbolehkan setiap orang berhak dan bebas mengeluarkan perndapatnya masing-masing,hal ini sesuai dengan konsep negara kita yakni demokrasi.Jadi apabila ingin menyampaikan aspirasi sah-sah saja…

akan tetapi yang saya permasalahkan adalah apakah menyampaikan aspirasi itu harus secara anarkis??

Apalagi kita mungkin sudah tau orang yg biasanya demo itu siapa,pastinya adalah rata-rata mahasiswa,kaum intelektual,kaum muda calon penerus bangsa,apa pantas perilaku anarkis dilakukan oleh seorang kaum intelektual???

mungkin saya sendiri akan dinilai “Sok” oleh orang-orang/mahasiswa yang membaca tulisan saya ini,karena saya juga masih mahasiswa aktif disebuah perguaran tinggi negri di Semarang.Akan tetapi saya tidak akan peduli akan hal itu karena saya juga bisa jamin bahwa tidak semua orang yang ikut demo itu tau apa yang menjadi alasan/sebab ia demo.

memang banyak yang beralasan bahwa apabila demo dilakukan secara damai,aspirasi tidak akan direspon,.ada lagi yang menyatakan demo anarkis dilakukan karena pihak aparat yang memulai pertama,dan masih banyak alasan lain yang disampaikan terkait dengan demo yg dilakuakn secara anarkis..

Apa benar memang begitu ??

Kalau menurut pengamatan saya,apabila ada orang menyatakan bahwa aspirasi tidak akan direspon apabila demo dilakukan secara damai,itu omong kosong….

masih ada jalan lain,ingat MUSYAWARAH,bagaimana kalau dilakukan perundingan dengan pihak yg terkait pihak aparat misalnya,pasti akan berjalan dengan baik…

yang kedua adalah apabila mahasiswa melakuakan demo tanpa tau apa konsep atau materi yg akan ia tuntut..ini yang paling parah,..kita mau demo tapi tidak tau apa yg mau di demo kan???

hahaha..hancur lah dunia,tp saya ngak tau mungkin saja biar dibilang jagoan atau apalah….

jadi Intinya,berdemonstrasi itu sebenarnya sah-sah saja dan tidak ada pihak yang bisa melarang hal ini,karena itu merupakan hak azasi dan hak konstitusi seseorang dan warga negara..

akan tetapi alangkah baik dan indahnya apabila demonstrasi itu dilakuakn secara damai dan tanpa ada anarkis2an,apalagi ada intervensi dan provokasi dari pihak2 tertentu,ini yg menjadi masalah besar….

23 Komentar leave one →
  1. Maret 14, 2010 5:25 pm

    sebenarnya demontrasi adalah jalan terakhir bila jalur diplomasi/musyawarah mengalami jalan buntu….mungkin saja yang berdemontrasi sudah melakukan jalur diplomasi tersebut…dan…mungkin saja beberapa demontrasi belum melakukan dialog/musyawarah….
    Anarkis? sebaiknya kita tahu dulu apa itu anarkis sebelum memberikan tuduhan2 seperti itu…..

    http://flyegg.wordpress.com/2010/03/11/gerakan-anarkis

    salam kenal

    • Maret 14, 2010 5:40 pm

      memang bisa kita terima apabila demontrasi dilakuakan sebagai jalan terakhir apabila jalur diplomasi/musyawarah mengalami jalan buntu..akan tetapi bagaimana dengan demonstrasi yg dilakuakan tanpa diplomasi/musyarah terlebih dahulu??

      Kata anarkis yg saya gunakan dalam tulisan ini adalah anarkis yang dipahami secara umum dan awam bukan kepada sepesifikasi tertentu..

      karena masyarakat lebiih mengetahui itu..

      Thanks atas tanggapannya….

      _salaM-

  2. Maret 15, 2010 8:04 am

    apapun alasannya, diplomasi sekalipun saya tidak setuju dengan aksi anarkis baik dalam artian umum maupun dalam artian lainnya. Anarlkis tidak berdampak pada unsur positif, selalu membawa pada kerugian baik material bahkan nyawa… pemuda kita di zaman dahulu tidak pernah melakukan demonstrasi secara anarkis. Apapun alasannya saya tidak setuju aksi anarkis… masyarakat rugi, yg tukang demo juga rugi, bahkan banyak anggota DPR atau pemerintah yg notabene nya dulu seorang demonstran juga gk jauh beda saat menjabat.. so, belajar yg rajin dan berantas korupsi melalui generasi yg baru. Bila generasi korupsi lama telah putus maka muncullah generasi baru yg anti korupsi yaitu anda2 yg berniat utk merubah negeri ini..

    • Maret 15, 2010 8:22 am

      hahahaa…

      Thanks Mas atas tanggapannya…

      semoga para generasi sekarang ini bisa membuat perubahan nantinya…

  3. Maret 15, 2010 12:58 pm

    Wah..bener tuh kata mas fransmaniac. Aksi anarkis hanya menambah masalah dan merugikan. Heran saya, jika memang berdemo untuk memperjuangkan kepentingan rakyat, kenapa harus merusak fasilitas umum yak..*omöngkosong bgt*. Walopun saya bkn aktivis kampus, yg saya tau, demo itu ada aturan dan etikanya (salah satunya musti ada pemberitahuan ke pihak polisi).

  4. BULETIN permalink
    Maret 15, 2010 1:11 pm

    Kunjung balik bro, trims tlah berkunjung diblog tak bermaknaku.

  5. BULETIN permalink
    Maret 15, 2010 1:14 pm

    Menanggapi post diatas. Saya juga heran ya mengenai demo yg biasanya ditambah aksi anarki, menutku para pendemo tsb harus belajar banyak ttg arti demokrasi yg sesungguhnya.

  6. Maret 15, 2010 3:26 pm

    harikuhariini ===> setuju bgt….Lanjutkan gaN

    BULETIN ====> terimakasih juga atas kunjungan baliknya…….memang sebenarnya itu semua adalah proses pembelajaran

  7. sedjatee permalink
    Maret 17, 2010 6:55 am

    saya seneng demonstrasi yang kreatif…
    contohnya : demontrasi bawa kerbau..
    huehehehe… kreatif banget tuh..

    sedj

  8. Maret 17, 2010 12:16 pm

    demo aksi damai emank indah. rata2 semua orng yg demo menginginkan seperti itu dan tidak ada niat untuk berbuat anarkis. kaun intelektualpun atu klo anarkis itu merugikan. tapi mau gimana lagi, anarkis merupakan jalan satu2 untuk menghadapi pejabat2 yg tuli dan buta. segala aspirasi selalu saja diabaikan. klo selalu saja diabaikan langkah apa lagi yg harus diambil? tentunnya langkah yg agak keras untuk membuka mata yg buta dan telinga yg tuli. banyak pejabat kita yg menganngap demo itu hanya numpang lewat ditelinga mereka tanpa mengganggap tuntutan demo hal yg serius. hal yg harus dikabulkan mengingat banyak masyarakat yg sengsara.
    anarkis jg terjadi karena faktor lain, berdasarkan pengamatan, polisi selalu saja bertindak represif dalam mengamankan pendemo. selalu saja berbuat kasar pada pendemo untuk membubarkan mereka. pendemo mempunyai hati dan akal pikiran, bukan binatang sehingga mereka (pendemo) secara refleks membalas aksi represif itu. terjadi bentrok yg menyebabkan banyak kerugian. polisi yg seharusnya melindungi dan mengamankan masyarakat tapi dilakukan dengan cara2 yg keras dan kasar. itu banyak terjadi dan menurut sy semua kesalahan polisi dan pejabat yg tuli dan buta. sehingga timbulah anarkisme..😀

    demo anarkis sangat merugikan, semua orng tidak mengiginkan seperti itu (trmasuk pendemo), tp klo ada sebab lain ya seperti itulah yg terjadi. ini beda dengan tawuran, klo mahasiswa yg tawuran itu sudah bisa dianggap preman. bukan mahasiswa, krn sudah berbeda konteks antara demo anarkis dan tawuran antar mahasiswa..😀

    semangat gan.. salam hangat.!!!!!😉

  9. Maret 17, 2010 4:50 pm

    sekarang orang sudah apatis dengan demonstrasi, rose rasa kurang atau ga efektif, malah menambah kekacauan saja, setuju ma rudini, pake cara musyawarah saja… lebih damai… dengan kepala dingin…^^

  10. Maret 18, 2010 2:08 am

    sedjatee ===> memang kreatif,tp awas ntar ada yang tersinggung…heheheheheh

    muhammad zakariah ===> memang disisi lain peranan polisi jg dianggap sebagai biang keladi terjadinya demo yang anarkis…tp secara logika klo menurut saya itu hanya sebagian kecil saja dan hampir jarang terjadi dilapangan klo polisi yg pertama kali membuat kericuhan…………..

    kalau mahasiswa yg preman itu memang sudah beda konteksnya,kita tidak paham itu bagaimana sebenarnya mahasiswa yg berpredikat “preman “…

    thanks Bro atas tanggapanya,kritis bgt,heheeh..hehehhe

    rose ===> setuju dengan rose…mari kita bermusyawarah…hehehe

  11. Maret 18, 2010 3:18 am

    Bagaimanapun alasan yg dikemukakan oleh mereka, kegiatan anarkis tetap bukan sebuah pilihan yg bijak tentunya…Dan siapapun menjadi antipati terhadap kegiatan demostrasi meski awalnya berniat baik…

  12. Maret 18, 2010 7:37 am

    aq juga ga suka demo, de’… nyusahin org yg katanya mereka bela, lah kalau demo, jalanan jadi macet, rakyat lain yg pingin aktivitas jadi keganggu…😦

  13. Maret 18, 2010 11:36 am

    @Rita Susanti ===>setuju bgt Mbak….thanks atas tanggapanya.

    @ sunflo ===> itulah salah satu efek dari demo itu kak,..:-)

  14. Maret 18, 2010 12:27 pm

    kalo rumahq sering dijadikan tempat demo mas:D
    bicara soal demo, kendaraan itu sudah jarang skrg yg ada busway

  15. Johan Saragih permalink
    Maret 18, 2010 2:45 pm

    wah, ternyata topik di blog mu berat semua..
    ga sanggup mencerna, berhubung ane sekolahnya ngampung en ga pernah ikut demo, jadi ane ga ngerti gan..
    but nice topic..
    terkadang saya pro dengan gerakan ini karena dengan ini ada semacam alat yang mengontrol kekuasaan pejabat, tetapi terkadang kasian ama mahasiswanya yang ampe jadi korban kaya tragedi Semanggi 98..
    apapun katanya, mahasiswa yang menjadi semacam pengontrol para penguasa di negeri ini biar ga bertindak diktator, itu terjadi dari zaman sononya, yang pemberontakan mahasiswa di zaman Soekarno..
    tapi kata ente kadang bener juga gan, pengennya demo itu ga anarkis. Apalagi ampe dimotori oleh oknum ga bertanggung jawab, itu sedihnya ane gan..
    but nice posting bro..
    thanks for coming to my blog..

  16. sunflo permalink
    Maret 18, 2010 9:05 pm

    kuberitahukan ini kepada para sahabatku:

    http://ilikesunflower.wordpress.com/2010/03/19/sunflo-rose-nouf/

  17. Maret 20, 2010 10:42 am

    undang – undang buat demo itu udah jadi belum toh?

  18. sedjatee permalink
    Maret 22, 2010 2:19 am

    Semoga sehat selalu Kang…
    Ada kuis kang, disini
    http://sedjatee.wordpress.com/2010/03/22/kuis-sahabat-sejati/
    Saya tunggu partisipasinya Kang…
    Terima kasih and sukses selalu..

    sedj
    http://sedjatee.wordpress.com

  19. April 4, 2010 1:15 am

    Intinya, jangan sampe merusak barang2 publik deh….😦

  20. April 14, 2010 4:22 am

    Demonstrasi ya menyampaikan pendapat ..
    Anarkis ya anakis ..
    sebenarnya tak ada kaitannya antara keduanya..

    klw yang saya lihat, banyak demo yang katanya menyampaikan pendapat,
    padahal pendapat yang merekan serukan itu sendiri tidak diketahui oleh para pen-demo-nya ..
    CMIIW (pasingot molo sala au, hehehe ..)

    bahkan, isu dan kenyataan yg pernah saya tau,
    untuk ber-demo saja, ‘orang2 berduit’ menyewa anak2 ajalan dan preman2 ..
    how come ??

    tapi sebagai anak muda, mari kita perbaiki lagi citra bangsa kita ..
    saya dukung musayawarah dan demo damai ..
    say no to anarkisme ..!!!

    • April 15, 2010 3:32 pm

      saya suka pendapat anda…

      memang seharusnya harus begitu,..

      thanks atas inspirasi dan pendapatnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: