Lanjut ke konten

Konsep dan Etika Kepolisian

November 18, 2009

Asal kata dan pengertian

Di Negara kita istilah polisi digunakan dalam pengertian ”organisasi pengamanan” Istilah ini pertama kali digunakan dalam abad ke 19 dalam integgrum Inggris dari 1811-1817.Wilayah Indonesia saat itu merupakan bagian dari wilayah yang dipimpin oleh bupati ayng masing-masing diserahi tugas pengamanan tertib hukum dan polisi bertanggung jawab pada bupati setempat itu.Dari kata kepolisian tersebut kemudian  para cendikiawan kepolisian menyimpulkan bahwa terdapat tiga pengertian yaitu

  1. Polisi sebagai fungsi
  2. Polisi sebagai organ kenegaraan dan
  3. Polisi sebgai jabatan atu tugas.Yang banyak disebut sehari-hari adalah pengertian polisi sebagai pejabat atau petugas.Tiga pengertian kata tersebut dalam perkembanganya kadang dicampur adukkan oleh masyarakat yang harusnya diartikan sesuai dengan konteks yang menyertai.Oleh karena itu timbul penilaian yang sebenarnya untuk individu(pejabat) tetapi diartikan sebagai  tindakan suatu  lembaga(alat Negara).

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Kepolisian Negara Republik Indonesia selanjutnya disebut kepolisian Negara Republik Indonesia ialah alat Negara penegak hukum yang terutama bertugas memelihara keamanan dalam negeri yang selalau memberi perlindungan dan menjunjung tinggi hak-hak asasi rakyat dalam hukum negara(UU No 13 Tahun 1961).Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat Negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,menegakkan hokum,serta memberikan perlindungan ,pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka terpeliharanya keamanam dalam negeri(UU No 2 Tahun 2002)

Syarat menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia

Untuk menjadi seorang anggota kepolisian Republik Indonesia,harus dipenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  • warga Negara Indonesia
  • beriaman dan bertakawa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  • setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila  dan Undang-undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • berpendididkan paling rendah SMU atau yang sederajat
  • berumur paling rendah 18 tahun
  • sehat jasmani dan rohani
  • tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan:
  • beribawa,jujur,adil,dan berkelakuan tidak bercela;dan
  • lulus pendidikan dan pelatihan pembentukan anggota kepolisian

Visi dan Misi Kepolisian Republik Indonesia

Berdasarkan Undang-undang Kepolisian Nomor 2 tahun 2002,visi Polri adalah “Polri yang mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, serta sebagai aparat penegak hukum yang profesional dan proporsional yang selalu menjunjung tinggi hak azasi manusia, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mewujudkan keamanan dalam negeri dalam suatu kehidupan nasional yang demokratis dan masyarakat yang sejahetera”.Sedangkan misi Polri adalah

  1. Memberikan perlindungan,pengayoman,dan pelayanan kepada masyarakat
  2. Memberi bimbingan pada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kekuatan hukum pada masyarakat
  3. Menegakkan hokum secara professional dan proposional dengan menjunjung tinggi supermasihukum dan hak asasi manusia kepada adanya kepastian hukum dan rasa keadilan
  4. Memelihara keamanan dan kertiban masyarakat dengan tetap memperlihatkan norma-norma dan nilai yang berlaku dalam integritas wilayah hokum Negara Kesatuan Republik Indonesia

Tugas,Wewenang dan fungsi Kepolisan Republik Indonesia

Undang-undang No 20 Tahun 1982 tentang ketentuan –ketentuan pokok pertahanan keamanan Negara Republik Indonesia pasal 30(ayat4) merumuskan tugas pokok Polri sebagai berikut:

  • Selaku alat Negara penegak hukum memelihara serta meningkatkan tertib hukum dan bersama-sama dengan segenap komponen kekuatan pertahanan keamanan negara lainnya membina ketentaman masyarakat dalam wilayah negara guna mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.
  • Melaksanankan tugas Kepolisian selaku pengayom dalam memberikan perlindungan dalam pelayanan kepada masyarakat bagi tegaknya ketentuan peraturan perundang-undangan.
  • Membimbing masyarakat bagi terciptanyaa kondisi yang menunjang terselenggaranya usaha dan kegiatan sebagaimana dihuruf adan huruf b ayat (4) pasal ini.

Dalam Undang-undang Kepolisian No. 2 tahun 2002, tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah : Pertama, Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, kedua, menegakkan hukum, dan ketiga, Memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.
Masih ada pasal lain yang menjabarkan tugas pokok Polri yaitu tercantum pada penjelasan pasal 39 ayat (2) UU no. 20 Tahun 1982, yaitu :

  1. Mengusahakan ketaatan diri dan warga masyarakat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan
  2. Melaksanakan penyidikan perkara berdasarkan peraturan perundang-undangan
  3. Mencegah dan menanggulangi tumbuhnya penyakit masyarakat dan aliran kepercayaan yang dapat menimbulkan perpecahan atau mengancam persatuan dan kesatuan bangsa
  4. Memelihara keselamatan jiwa raga, harta benda dan lingkungan alam dari gangguan ketertiban atau bencana, termasuk memberikan perlindungan dan pertolongan, yang dalam pelaksanaannya wajib menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, hukum dan peraturan perundang-undangan.
  5. Menyelenggarakan kerjasama dan koordinasi dengan instansi, badan atau lembaga yang bersangkutan dengan fungsi dan tugasnya.
  6. Dalam keadaan darurat, bersama-sama segenap komponen. Kekuasaan pertahanan keamanan negara melaksanakan tugas sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam Undang-undang Kepolisian No. 2 tahun 2002,tugas pokok Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah : Pertama, memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, Kedua, Menegakkan hukum, dan Ketiga, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Pengembangan Etika kepolisian

Etika kepolisian saat ini memang belum mentradisi seperti etika lainnya,walaupun usianya lebih tua.Hal itu disebabkan karena sejak awal etika kepolisian terus berkembang dan berubah-ubah sehinnga isi dan bentuk profesi kepolisian itu sendiri belum seragam antara Negara yang satu dengan Negara yang lain.

Etika kepolisian sebenarnaya memperkuat hati nurani yang benar dan baik dari pribadi seorang polisi,sehingga seorang polisi bisa merasakan bahwa hidup dan pengabdianya dan tingkah lakunya berguna bagi masyarakat dan dengan adanaya etika kepolisian dapat memgangakat martabat kepolisian di dalam masyarakat jika dilaksanakan dengan baik.

B.Analisa/Tanggapan

Etika kepolisian merupakan serangkaian norma atau aturan yang ditetapkan untuk membimbing polisi dalam menentuakan,apakah tingkah laku pribadinya benar atau salah.Dengan memahami pengertian dasar etika  kepolisian ayng menjadi akar pedoman yang menopang bentuk perilaku ideal yang kokoh dari polisi dalam melaksanakan pengabdianya,maka akan membuat mereka teguh dalam pendirianya,sehingga mereka dapat mengambil sikap ayng tepat dalam setiap tindakannya.Dimana sikap itu berpangkal dari integritas yang mendalam dalam sanubari dan hati nuraninnya.Itulah dasar moralitas Etika Kepolisian yang bersifat hakiki.

Tanpa memahami dasar itu seorang polisi akan mudah goyah dalam memghadapi problema-problema yang dijumpai dalam penugasan. Sikap ini akan mendorong polisi untuk berperilaku menyimpang dari etika kepolisian yang harusnya dinjunjung tinggi oleh semua polisi. Etika kepolisian yang di aplikasikan dengan baik dan benar akan membantu polisi dalam berbagai pemecahan masalah yang dihadapinya.Polisi secara tepat dapat menentukan apakah tindakan itu baik atau tidak baik dalam memgemban tugas mereka. Apakah harus menerima uang imbalan atas hasil karyanya atau harus menolaknya,secara tegas yang sudah disebut dalam sumpah jabatan.

Dengan adanya kode etik, pengembangan akan lebih terarah,akan terkoordinasi,dan mendantangkan manfaat serta dukungan yang maksimal dari masyarakat.Semua kode etik ini intinya merupakan aturan-aturan yang diendapkan dari cita-cita dan kegiatan untuk mewujudkan cita-cita bagi kepolisian Republik Indonesia yang lebih maju,baik dalam diri pribadi polisi itu sendiri,keluarga maupun masyarakat bangsa dan Negara sehingga akan tercipta bekal pribadi yang bertanggung jawab

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 203 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: