Skip to content

MASIH PERLUKAH MPR DI INDONESIA?

November 20, 2008

Keberadaan pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat mulai diperdebatkan secara a lot,baik itu para pakar hukum maupun para pemuda yang tergabung dalam LSM. Ada yang berpandangan bahwa pimpinan MPR ke depan cukup dirangkap ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan ketua Dewan Perwakilan Daerah, ada juga yang menghendaki status quo.

Saat ini MPR memiliki pimpinan tersendiri yang terpisah dari DPR dan DPD. Pimpinan MPR terdiri dari satu ketua dan tiga wakil ketua. Dua orang terdiri dari unsur DPR dan dua orang dari unsur DPD.

Sesudah era reformasi kedudukan MPR semakin kian tenggelam dan tak ada kabar,tidak pernah lagi diliput public,dan sepertinya orang tidak mengenal lagi akan lembaga ini.

Disatu sisi setelah diadakan revisi terhadap undang-undang dasar 1945,tugas dan wewenang MPR semakin dipersempit. Tugas MPR setelah revormasi dan setelah perubahan UUD 1945,adalah antara lain:

Ø Menetapkan dan merubah UUD1945

Ø Mengangkat president apabila terjadi kekosongan jabatan

Ø Memberhentikan president atas impeachment MK yang diusulkan DPR

Melihat dari tugasnya yang tak seberapa ini pihak yang kontra terhadap MPR menjelaskan bahwa sama aja MPR makan gaji buta,dengan alasan tugas-tugasnya tersebut bisa saja dirangkap terhadap tugas DPR.

Akan tetapi disisi lain pihak yang pro terhadap MPR tidak mau kalah berargument,mereka menyatakan bahwa apabila nantinya tugas dan wewenang dari MPR itu sendiri diragkap terhadap tugas dan wewenang dari DPR,maka sisitim pemerintahan Indonesia akan kembali lagi ke zaman ordebaru dengan DPR seabgai super power,dimana-mana akan menjadi tugas dan wewenang DPR.sehingga menimbulkan penyalah gunaan wewenang yang melekat dalam jabatan itu sendiri.

Melihat dari persoalan ini,maka timbul suatu kesimpulan yang dapat kita jadikan sebagai jawaban sebagaimana yang tercantum dalam judul diatas.

“MPR memang masih dibutuhkan di Indonesia ini karena tidak bisa dipungkiri bahwa negara kita ini merupakan Negara demokrasi dimana dalam teori montesque telah diatur sebagaimana tugas-tugas dari badan legislative,eksekutif,dan yudikatif itu sendiri. dengan alternative harus diadakan perubahan UUD 1945 yang ke-5 dengan menambahkan tugas dan wewenang dari MPR itu sendiri”

Dengan proses yang demikian keberadan MPR di Indonesia lebih efektif……….

One Comment leave one →
  1. Anonymous permalink
    Januari 15, 2009 4:26 am

    Menurut saya MPR sebenarnya masih perlu di indonesia.walaupun tidak mempunyai banyak tugas yang penting.alasanya aadalah apabila mpr tidak ada maka dpr sendiri akan semakin meraja lela.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: